Sabtu, 2008 September 13

Pekerja atau pengusaha ?

Mana lebih baik?

Tergantung pada posisi dimana kita berada …

Kalau ukurannya adalah kekayaan,

Seorang petinggi perusahaan (karyawan) lebih baik daripada seorang pemilik wartel kecil (pengusaha) di pinggir jalan.

Kenyataannya, teman-teman di posisi puncak menikmati gaji dan fasilitas yang memungkinkan mereka hidup mewah.

Dan, tidak hanya itu saja, mereka juga memutarkan kelebihan uang ke saham, properti atau membeli usaha / franchise. This is a real multiple sources of incomes (masih perlu jadi pengusaha?).

Lalu, bagaimana dengan keamanan kerja?

Dengan pengalaman dan prestasi kerja yang luarbiasa, perusahaan lain dengan senang hati akan menerima mereka jika mereka berniat pindah kerja.

Jadi,

apalagi yang kurang dalam hidup mereka?

Ada dua hal, yaitu
waktu …
dan kebebasan …

Dua hal ini membuat beberapa profesional rela membuang kemewahan dan memulai segalanya dari bawah …

Sebagai pengusaha,
Andalah pemilik waktu dan kebebasan.

Di kala sibuk, Anda mungkin diharuskan bekerja selama 20 jam sehari dan 7 hari seminggu. (Oh! ini akan sering terjadi, terutama di awal-awal berdirinya perusahaan Anda).

Namun, sebagai gantinya, di waktu senggang, Anda bebas mengunakan waktu Anda. (Saya bertamasya ke Bali pada hari kerja. Pada waktu orang-orang sibuk bekerja di kantor, saya bermain ombak dengan anak saya di pantai kuta yang lenggang. Alangkah indahnya hidup ini! Biaya hotel dan pesawat juga sangat murah karena sedang low season).

Sebenarnya,

menjadi pengusaha atau karyawan itu sama saja …

Yang penting, kita menjadi salah satu yang terbaik di bidang kita.

(Berada di posisi bawah sangat tidak menyenangkan, baik sebagai pengusaha maupun karyawan).

Berikut ada 3 tips yang saya kutip bebas dari Bapak Mario Teguh …

#1
Anda tidak boleh bernegosiasi dengan impian Anda.
Ber-negosiasi-lah dengan apa
yang harus Anda lakukan untuk mencapainya.
[Mario Teguh, Dream Racer]

#2
Cita-cita adalah mimpi yang bertanggal.
Kemudian,
Pastikanlah bahwa cita-cita itu didukung oleh
kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan-nya untuk menjadi kenyataan
[Mario Teguh, Project “L”, My Life As A Project.]

#3
Berfokuslah pada KEKUATAN, bukan KELEMAHAN.
Pilihlah bidang usaha atau jalur karir
yang mengharuskan Anda mengunakan kekuatan-kekuatan pribadi.
[Mario Teguh, Weakness, My Closest Enemies]

So, Jadilah yang terbaik!

Label: Wirausaha

See you at the top!

Johny Rusly

1000Hari.com – Menuju Sukses
Kotakpensil.com – Alat dan Mesin Kantor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *