Kamis, 2008 Mei 15

Saat SMA, teman saya Arifin (kini dokter Arifin), menuliskan “dasar-dasar kehidupan” di buku diary saya sebagai berikut …

  • Anda yang tidak tahu, tapi tidak tahu bahwa Anda tidak tahu, adalah Anda yang dungu sadarlah!
  • Anda yang tidak tahu, tapi tahu bahwa Anda tidak tahu, adalah Anda yang sedang belajar .. rajin-rajinlah!
  • Anda yang tahu, tapi tidak tahu bahwa Anda tahu, adalah Anda yang sedang tertidur … Bangunlah!
  • Anda yang tahu, dan tahu bahwa Anda tahu, adalah Anda yang bijaksana … bertahanlah !

Jadi, intinya…

Untuk bertambah maju, kita perlu belajar tahu yang kita tidak tahu …

Namun, semakin kita tahu, kita menjadi semakin tahu bahwa kita tidak tahu …

Nah, bagaimana kita bisa tahu, sedangkan kita sendiri tidak tahu bahwa kita tidak tahu?

Bingung????

Kembali ke laptop …

Bagaimana caranya mencari tahu yang kita tidak tahu ?

Salah satu cara adalah membangun jaringan lemah ….

Dalam lingkungan pergaulan kita, terdapat dua jenis jaringan, yaitu

  • jaringan kuat dan
  • jaringan lemah…

Jaringan kuat

Jaringan kuat adalah jaringan pertemanan kita dengan orang-orang yang kita sukai; pasangan hidup, saudara, teman, sahabat dan segala orang-orang yang sejenis kita.

Masih ingat prinsip dasar The Secret? Likes attracts likes?.

Ya, kita cenderung suka bergaul dengan orang yang sifatnya mirip kita, serta pengetahuannya sama dengan kita. Dan akhirnya … karena bahan pembicaraan berkisar yang kita kuasai dan sering dengar … kita hanya tahu apa yang mereka tahu dan mereka juga tahu apa yang kita tahu … that’s all…

Jaringan lemah

Pada jaringan lemah, pada teman-teman baru, teman-teman yang anda kenal sekilas, pada orang -orang yang sifatnya bertolak belakang dengan kita, Anda pasti akan mendapat pengetahuan baru, tentang sesuatu yang Anda tidak tahu bahwa Anda tidak tahu.

  • Contoh: Sebelumnya saya buta tentang NLP. Pertama kali mendengar kata NLP di Bootcamp ActionCoach, dari orang-orang yang saat itu baru saya kenal. (kini jadi sahabat).

Setelah itu, kata NLP mendadak sontak jadi terlihat dan berserak-serakan dimana-mana. Di milis, di Gramedia, di Seminar dsb… semua jadi terlihat (lihat juga artikel lain; Uang beserakan di mana-mana).

Begitu juga dengan kata option, investasi, reksadana dan lain-lain. Karena saya bergaul dengan rekan baru, kini jadi tahu tentang keberadaan produk ini.

Anda tentunya juga mempunyai pengalaman tentang membangun jaringan lemah. Untuk kemajuan bisnis masa depan, jaringan lemah lebih penting daripada jaringan kuat.

Kini, dengan internet, kita dapat dengan mudah membangun jaringan lemah yang kuat dan menjangkau seluruh dunia.

Bergabunglah dengan milis-milis yang cocok dan menarik hati Anda!

Viel Glueck!

Sumber Ide: Buku The One Minute Millionare, Mark Victor Hansen & Robert Allen, Interaksara.

See you at the top!

Johny Rusly

1000Hari.com – Menuju Sukses
Kotakpensil.com – Alat dan Mesin Kantor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *